Dibawah
ini merupakan ledakan nuklir terjadi karena pelepasan energi yang
terus menerus dari sebuah reaksi nuklir yang terjadi secara cepat, ada
yang benar-benar terjadi & ada juga yang cuma tes,
Kamis, 23 Februari 2012
Senin, 20 Februari 2012
PENYARING RAKSASA
![]() |
![]() |
| Atmosfer membolehkan masuk secukupnya saja sinar-sinar untuk mencapai bumi, dan memantulkan sinar-sinar berbahaya lainnya ke ruang angkasa. UVA: sinar-sinar berpanjang gelombang pendek UVA (Hampir keseluruhannya menembus atmosfer); UVB: sinar-sinar berpanjang gelombang sedang UVB (Atmosfer menyerap 70% sinar-sinar ini); UVC: sinar-sinar berpanjang gelombang pendek UVC (Atmosfer menghalangi masuknya seluruh sinar ini) | |
Pernahkah Anda membayangkan, apa jadinya hidup di dunia
yang gelap dan kabur? Sebuah tempat tanpa warna, semuanya hanya
hitam dan abu-abu. Kehidupan semacam itu tentunya sangat menyiksa
manusia. Namun, dunia ternyata sungguh sangat berwarna. Seluruh
bagian dunia diciptakan dengan selaras dan dihiasi dengan bunga-bunga
indah. Hutan yang hijau, danau biru, pegunungan menjulang dan lautan
tak bertepi. Namun, tahukah Anda, bagaimana warna, salah satu keajaiban
terbesar penciptaan, dapat terbentuk?
LHO, TERNYATA MASIH HIDUP?
![]() |
| BERAKHIRNYA SEBUAH MITOS Coelacanth ternyata masih hidup! Tim yang menangkap coelacanth hidup pertama di Samudra Hindia pada tanggal 22 Desember 1938 terlihat di sini bersama ikan tersebut |
Hingga 70 tahun yang lalu, evolusionis mempunyai fosil
ikan yang mereka yakini sebagai "nenek moyang hewan-hewan darat".
Namun, perkembangan ilmu pengetahuan meruntuhkan seluruh pernyataan
evolusionis tentang ikan ini.
DINO-BIRD: MIMPI TERBANG SEEKOR DINOSAURUS
![]() DONGENG PARA EVOLUSIONIS Dengan berdalih sebagai sesuatu yang ilmiah, evolusionis sering mengatakan bahwa “dinosaurus kecil memperoleh sayap dan kemudian menjadi burung.” Akan tetapi, penjelasan mereka tentang bagaimana perubahan ini terjadi hanyalah sebatas dongeng belaka. Seperti yang digambarkan oleh evolusionis ini, mereka mengatakan bahwa dinosaurus yang mengepakkan kaki depannya untuk berburu serangga secara perlahan dan bertahap “berubah menjadi bentuk sayap.” Sebagai sebuah khayalan, skenario ini memunculkan satu pertanyaan menarik: Lalu, bagaimanakah serangga, yang selain sudah dapat terbang juga memperlihatkan kehebatan aerodinamis dengan mengepakkan sayapnya 500 kali per detik secara serempak, dapat memperoleh sayap? |
Beberapa waktu lalu media massa dunia memuat penemuan
baru-baru ini tentang sekumpulan fosil di Cina sebagai bukti yang
mendukung teori evolusi. Beijing’s Institute of Vertebrate
Paleontology and Paleoanthropology mengeluarkan pernyataan bahwa
satu dari keenam fosil dalam kelompok tersebut adalah milik seekor
“Dino-Bird (burung-dino) bersayap empat” (burung-dino
adalah nama makhluk rekaan berbentuk separuh burung separuh dinosaurus,
yang diduga sebagai nenek moyang burung). Lembaga ini juga menyatakan
bahwa makhluk punah ini dapat terbang, atau setidaknya, bergelantungan
di pepohonan. Media masa pendukung Darwinisme sekali lagi melakukan
propagandanya habis-habisan meskipun teori ini sama sekali dan telah
berulang kali dibuktikan keliru.
Nyatanya, sama sekali tidak terdapat bukti yang mendukung propaganda
mereka. Sebab, tidak ada “burung-dino bersayap empat”
(makhluk separuh burung separuh dinosaurus) atau data ilmiah apa
pun yang mendukung teori evolusi burung dari dinosaurus.
Keruntuhan Teori Evolusi Benar-Benar Berwajah Kera
Makhluk
yang dinamai Australopithecus oleh evolusionis sesungguhnya hanyalah
jenis kera yang telah punah...
Australopithecus
berarti "kera daerah selatan". Seluruh spesies Australo-
pithecus, yang dimasukkan ke dalam pengelompokan yang berbeda, sebenarnya
hanyalah jenis kera punah yang menyerupai kera zaman sekarang. Ukuran
tengkorak mereka adalah sama, atau lebih kecil dari simpanse yang
kita temui sekarang. Terdapat bagian-bagian menonjol di bagian tangan
dan kaki yang mereka gunakan untuk memanjat pohon, persis seperti
simpanse masa kini, dan kaki mereka memiliki kemampuan untuk berpegangan
pada dahan pohon. Banyak ciri lain seperti dekatnya jarak kedua
mata, gigi geraham yang tajam, struktur rahang bawah, lengan yang
panjang, kaki yang pendek, yang membuktikan makhluk ini tidaklah
berbeda dari kera masa kini. SEBERAT 25-30 EKOR GAJAH
Penghuni
terbesar lautan adalah ikan paus. Jenis ikan paus yang dikenal sebagai
“ikan paus biru” mempunyai berat lebih dari 150,000
kilogram dan panjangnya lebih dari 30 meter. Untuk bisa lebih membayangkan
ukuran ikan paus ini, coba lihat bangunan bertingkat lima, ikan
paus biru panjangnya sama dengan tinggi bangunan tersebut. Sementara
itu, ingat bahwa berat ikan paus sama dengan berat 25 sampai 30
ekor gajah.
Baiklah, bagaimana seekor ikan raksasa dapat menyelam hingga kedalaman
800 – 1000 meter dan kembali ke permukaan dengan mudah? Sebagai
contoh, bayangkan sebuah kapal dengan bobot 150 ton dan panjang
30 meter. Jika kapal itu tenggelam ke dasar laut sedalam 1000 meter,
akan membutuhkan operasi besar-besaran selama bertahun-tahun untuk
mengangkatnya kembali. Namun dengan ijin Allah, seekor paus dapat
muncul ke permukaan dalam waktu 15 – 20 detik saja. Karena
tulang ikan paus terbuat dari bahan berongga yang terisi minyak,
ia dapat dengan mudah mengapung di permukaan air.
Langganan:
Komentar (Atom)












